Tampilkan postingan dengan label BAB IX KONSUMEN DAN PROSUSEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAB IX KONSUMEN DAN PROSUSEN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juni 2013

Faktor-Faktor Produksi part 2

Diposting oleh Unknown di 06.15 0 komentar






 c.

 Faktor-Faktor Produksi


Sumberdaya Modal



Modal menurut pengertian ekonomi adalah barang atau hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk lebih lanjut. Misalkan orang membuat jala untuk mencari ikan. Dalam hal ini jala merupakan barang modal, karena jala merupakan hasil produksi yang digunakan untuk menghasilkan produk lain (ikan). Di dalam proses produksi, modal dapat berupa peralatan-peralatan dan bahan-bahan.

Modal dapat dibedakan menurut:

1)
Kegunaan dalam proses produksi.

a)
Modal tetap adalah barang-barang modal yang dapat digunakan berkali-kali dalam proses produksi.
Contoh: gedung, mesin-mesin pabrik.

b)
Modal lancar adalah barang-barang modal yang habis sekali pakai dalam proses produksi.
Contoh: bahan baku, bahan pembantu.
2)
Bentuk Modal

a)
Modal konkret (nyata) adalah modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi.
Contoh: mesin, bahan baku, gedung pabrik.

b)
Modal abstrak (tidak nyata) adalah modal yang tidak dapat dilihat tetapi mempunyai nilai dalam perusahaan.
Contoh: nama baik perusahaan dan merek produk.

d.
Sumberdaya Pengusaha

Sumberdaya ini disebut juga kewirausahaan. Pengusaha berperan mengatur dan mengkombinasikan faktor-faktor produksi dalam rangka meningkatkan kegunaan barang atau jasa secara efektif dan efisien.

Pengusaha berkaitan dengan managemen. Sebagai pemicu proses produksi, pengusaha perlu memiliki kemampuan yang dapat diandalkan. Untuk mengatur dan mengkombinasikan faktor-faktor produksi, pengusaha harus mempunyai kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan usaha.


Faktor-Faktor Produksi part 1

Diposting oleh Unknown di 06.07 0 komentar

Faktor-Faktor Produksi




Kegiatan produksi tentunya memerlukan unsur-unsur yang dapat digunakan dalam proses produksi yang disebut faktor produksi. Faktor produksi yang bisa digunakan dalam proses produksi terdiri atas sumberdaya alam, tenaga kerja mansuia, modal dan kewirausahaan.

a.
Sumberdaya Alam



Sumberdaya alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Sumberdaya alam di sini meliputi segala sesuatu yang ada di dalam bumi, seperti:
- Tanah, tumbuhan, hewan.
- Udara, sinar matahari, hujan.
- Bahan tambang, dan lain sebagainya.

Faktor produksi sumberdaya alam merupakan faktor produksi asli karena telah tersedia di alam langsung.

Coba Anda lihat di sekitar lingkungan tempat tinggalmu, faktor-faktor produksi sumberdaya alam apa saja yang ada, dan dapat digunakan untuk produksi apa!

b.
Sumberdaya Manusia (Tenaga Kerja Manusia)



Tenaga kerja manusia adalah segala kegiatan manusia baik jasmani maupun rohani yang dicurahkan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa maupun faedah suatu barang.

Tenaga kerja manusia dapat diklasifikasikan menurut tingkatannya (kualitasnya) yang terbagi atas:

a).
Tenaga kerja terdidik (skilled labour), adalah tenaga kerja yang memperoleh pendidikan baik formal maupun non formal.
Contoh: guru, dokter, pengacara, akuntan, psikologi, peneliti.
b). 
Tenaga kerja terlatih (trained labour), adalah tenaga kerja yang memperoleh keahlian berdasarkan latihan dan pengalaman.
Contoh: montir, tukang kayu, tukang ukir, sopir, teknisi.
c)
Tenaga kerja tak terdidik dan tak terlatih (unskilled and untrained labour), adalah tenaga kerja yang mengandalkan kekuatan jasmani daripada rohani.
Contoh: tenaga kuli pikul, tukang sapu, pemulung, buruh tani.

Sabtu, 01 Juni 2013

Produksi

Diposting oleh Unknown di 07.35 0 komentar
Produksi
 


1. Pengertian Produksi

> Produksi adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan

> Produksi barang adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya, dinamakan produksi barang.

> Produksi jasa adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda tanpa mengubah bentuknya







a. Produksi Barang

> Produksi barang dibedakan menjadi :
1. Barang Konsumsi
    Barang Konsumsi adalah barang yang siap untuk dikonsumsi
2. Barang Modal
    Barang Modal adalah barang yang dipergunakan untuk menghasilkan barang berikutnya

b. Produksi Jasa

> Produksi jasa dibedakan menjadi :
1. Jasa yang langsung dapat memenuhi kebutuhan. Contoh : Film, Perawatan dokter, pengajaran dari seorang guru, atau pergelaran musik, dll.
2. Jasa yang tidak secara langsung memenuhi kebutuhan. Contoh : pengangkutan, pergudangan, perbankan, dll.

2. Tujuan Kegiatan Produksi

> Tujuan kegiatan produksi secara umum adalah memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran

> Bagi pihak produsen, tujuan produksi adalah untuk meningkatkan keuntungan serta menjaga kesinambungan perusahaan

> Bagi pihak konsumen atau masyarakat, tujuan produksi adalah untuk menyediakan berbagai benda pemuas kebutuhan

Hukum Gossen I dan II

Diposting oleh Unknown di 07.29 6 komentar
 Hukum Gossen I dan II



A.  Hukum Gossen I (Herman Heinrich Gossen)

Hukum Gossen I : "Jika pemenuhan kebutuhan akan suatu jenis barang dilakukan secara terus-menerus, maka rasa nikmatnya mula-mula akan tinggi, namun semakin lama kenikmatan tersebut semakin menurun sampai akhirnya mencapai batas jenuh

Nilai guna total meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi, namun tambahan nilai guna marjinal semakin menurun.kadang-kadang Hukum Gossen I disebut juga hukum nilai guna marjinal yang semakin menurun

B. Hukum Gossen II (Herman Heinrich Gossen)

 Hukum Gossen II : "Konsumen akan melakukan konsumsi sedemikian rupa sehingga nilai guna marjinal setiap barang dan jasa yang dikonsumsi akan sama

Setelah unit terakhir dari setiap barang yang dikonsumsi mempunyai nilai yang sama, konsumen menghentikan konsumsinya.Kepuasan maksimum yang akan dicapai konsumen secara matematis dapat ditunjukkan dengan persamaan :


 Rumus kepuasan mengonsumsi 2 macam barang dengan harga yang berbeda :

Teori Perilaku Konsumen

Diposting oleh Unknown di 07.21 0 komentar

  Teori Perilaku Konsumen



Utilitas (Utility) adalah derajat seberapa besar sebuah barang atau jasa dapat memuaskan kebutuhan seseorang, atau dengan kata lain, utilitas adalah ukuran kepuasan yang diterima dari penggunaan atau konsumsi barang dan jasa.Utilitas adalah kata lain dari kepuasan, sering disebut pula sebagai nilai guna.

1. Pendekatan Kardinal (Marginal Utility)

Pendekatan Kardinal adalah tingkat kepuasan yang diperoleh konsumen dari konsumsi suatu barang dapat diukur/dikuantifikasi dengan satuan tertentu, seperti uang, jumlah, atau buah.

Semakin besar jumlah barang yang dikonsumsi, semakin besar pula tingkat kepuasan konsumen.
Nilai Guna Total adalah kepuasan total yang dinikmati oleh konsumen dalam mengkonsumsi sejumlah barang/jasa tertentu secara keseluruhan

Nilai Guna Marjinal atau Kepuasan Marjinal adalah tambahan kepuasan yang dinikmati oleh konsumen dari setiap tambahan barang atau jasa yang dikonsumsinya

2. Pendekatan Ordinal

Pendekatan ordinal tentang perilaku konsumen adalah teori pendekatan yang menyatakan bahwa konsumsi barang tidak dapat diukur, melainkan dibuat peringkatnya menurut preferensi.

Pendekatan Ordinal menggunakan kurva indiferensi untuk menjelaskan preferensi konsumen tersebut
Kurva Indiferensi adalah kurva yang menunjukkan berbagai titik kombinasi dua barang yang memberikan kepuasan yang sama

Kurva Indiferensi didasarkan pada 4 asumsi, yaitu sebagai berikut :
1. Konsumen mempunyai pola preferensi akan barang-barang konsumsi yang dinyatakan dalam bentuk peta indiferensi (Indifference map)
2. Konsumen mempunyai pendapatan tertentu
3. Konsumen berusaha mendapat kepuasan maksimum dari barang-barang yang dikonsumsinya
4. Kurva Indiferensi yang semakin jauh dari titik nol (origin) menggambarkan kepuasan yang semakin tinggi

 Kurva Indiferensi yang semakin jauh dari titik nol menunjukkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi

 Karakteristik atau ciri-ciri umum Kurva Indiferensi adalah sebagai berikut :
1. Kurva Indiferensi memiliki kemiringan yang negatif (negatively-slopped). Dikarenakan jika jumlah suatu barang dikurangi, jumlah barang yang lain harus ditambah agar diperoleh kepuasan yang sama.
2. Kurva Indiferensi tidak saling berpotongan. Perpotongan antara 2 kurva indiferensi tidak mungkin terjadi
3. Cembung terhadap titik nol

Kurva Indiferensi yang terletak semakin jauh dari titik nol menunjukkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi

Marginal Rate Of Substitution (MRS) adalah tingkat kemiringan kurva indiferensi. Tanda negatif pada MRS adalah karena kuva indiferensi ber-slope negatif.

Konsumsi

Diposting oleh Unknown di 07.16 0 komentar
 Konsumsi



1. Pengertian Konsumsi

> Konsumsi ialah suatu kegiatan yang  bertujuan mengurangi atau menghabiskan faedah suatu benda (barang dan jasa) dalam rangka pemenuhan kebutuhan

2. Ciri-ciri dan Pembagian Benda Konsumsi

> Ciri-ciri benda konsumsi adalah sebagai berikut :
a. Benda-benda yang dikonsumsi adalah benda ekonomi atau benda yang untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan
b. Benda yang dikonsumsi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup
c. Manfaat, nilai, ataupun volume benda-benda yang digunakan tersebut akan habis sekaligus atau berangsur-angsur

> Berdasarkan habis tidaknya suatu benda pada saat dikonsumsi, benda konsumsi dapat dibedakan sebagai berikut :
a. Benda yang habis dalam sekali pemakaian. Contoh : makanan, minuman, dan obat-obatan.
b. Benda yang pemakaiannya berulang-ulang atau pemakaiannya dalam waktu relatif lama. Contoh : baju, sepatu, tas, dll.

3. Tujuan Kegiatan Konsumsi

> Tujuan kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup secara langsung
 

Mari Belajar Bersama :D Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea